Jenis-jenis Jaringan
LAN – Local Area Network
LAN menghubungkan perangkat jaringan dengan spam singkat daerah, i. e. kantor kecil, rumah, warung internet dll LAN menggunakan protokol TCP / IP untuk komunikasi antar komputer. Hal ini sering tetapi tidak selalu diimplementasikan sebagai IP subnet tunggal. Karena LAN dioperasikan di daerah pendek sehingga Ia dapat mengontrol dan Administrasi oleh satu orang atau organisasi.
WAN – Wide Area Network
Sebagai “kata” Wide menyiratkan, WAN, wide area network menempuh jarak yang besar untuk komunikasi antar komputer. Internet sendiri merupakan contoh terbesar Wide Area Network, WAN, dimana yang menutupi seluruh bumi. WAN didistribusikan koleksi geografis LAN. Router menghubungkan perangkat jaringan menghubungkan LAN ke WAN. WAN digunakan protokol jaringan seperti ATM, X. 25, dan Frame Relay untuk konektivitas jarak jauh.
Wireless – Local Area Network
LAN, jaringan area lokal didasarkan pada teknologi jaringan nirkabel sebagian besar disebut sebagai Wi-Fi. Tidak seperti LAN, dalam WLAN tidak ada kabel yang digunakan, tetapi sinyal radio adalah medium untuk komunikasi. kartu jaringan nirkabel yang diperlukan untuk diinstal dalam sistem untuk mengakses jaringan nirkabel di sekitar. Kebanyakan kartu wireless terhubung ke router nirkabel untuk komunikasi antar komputer atau mengakses WAN, internet.
MAN – Metropolitan Area Network
Jenis jaringan tidak banyak digunakan tetapi memiliki kepentingan sendiri untuk beberapa badan pemerintah dan organisasi pada skala yang lebih besar. MAN, jaringan area metropolitan jatuh di tengah LAN dan WAN, Ini mencakup rentang besar wilayahnya fisik dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN, seperti kota.
CAN – Campus Area Network
mencakup dengan beberapa LAN tetapi lebih kecil dari jaringan area Metropolitan, MAN. Jenis jaringan ini banyak digunakan di universitas relatif besar atau kantor-kantor bisnis lokal dan bangunan.
SAN – Storage Area Network
SAM teknologi digunakan untuk penyimpanan data dan tidak memiliki gunakan untuk sebagian besar organisasi tetapi organisasi data berorientasi. jaringan area Penyimpanan menghubungkan server ke perangkat penyimpanan data dengan menggunakan teknologi saluran Serat.
SAN – Sistem Area Network
SAN, sistem jaringan area juga dikenal sebagai jaringan cluster area dan menghubungkan komputer kinerja tinggi dengan koneksi kecepatan tinggi di cluster konfigurasi
Jenis Jenis Topologi Jaringan

Topologi ini awalnya menggunakan kable Coaxial sebagai media pengantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini di dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabal serat optik ( fiber optic) akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuk memaksimalkan performanya.

Adapun kelebihan dari topologi ini adalah kabel yang digunakan bisa lebih dihemat. Tetapi kekurangan dari topologi ini adalah pengembangan jaringan akan menjadi susah karena setiap komputer akan saling terhubung.

Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan. Keuntungan dari topologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengelola jaringan, memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal, kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan. Tetapi dengan banyak nya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan. Kekurangannya diantaranya pemborosan terhadap kabel, kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak akan bisa di gunakan.
Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.
Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports). Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar). ![]() Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network). |






19.41
farid and1




